Minggu, 15 Desember 2013

Dia IBU-ku

What do you think when I say ‘Mother’?
Akan ada banyak kata untuk menggambarkan IBU kita pastinya atau mungkin begitu besar dan banyak yang telah kita lewati dengannya sampai-sampai kata-katapun tidak cukup untuk menggambarkannya.

Bagaimana hubungan Anda dengan Ibu Anda? Bisa menjadi apa sajakah  Ibu dalam hidup Anda?
Ibu?
Sudah pasti. Dia yang telah melahirkan dan mendidik kita.

Orang tua?
Jangan ditanya lagi. Dia yang mengarahkan dan membimbing serta menasehati kita demi kemajuan hidup kita. Dan kewajiban kita untuk berbakti kepadanya.

Bagaimana dengan teman atau sahabat?
Mungkin tidak semua dari kita kan menjawab IYA. Tapi bagi saya, IBU sudah menjadi teman dan sahabat terbaik saya. Dia menjadi tempat curahan saya tentang apa saja dalam hidup saya dari mulai sekolah, teman-teman saya, sahabat, kampus bahkan tentang siapa yang dekat dengan saya.

Kalau IBU menjadi sahabat dengan begitu dekatnya, adakah perbedaan dengan sahabat-sahabat yang lain?
Pasti ada. Sebagai seorang sahabat dan IBU, akan merasa aman ketika kita meminta pendapatnya. Karena tidak mungkin pendapatnya membawa kita pada hal yang negatif. Walau mungkin pada hal-hal tertentu dimana IBU tidak mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut, pendapatnya harus didampingi oleh pendapat orang lain yang mempunyai kepasitas pada hal tersebut.

Bagaimana Anda menggambarkan IBU Anda sebagau seorang sahabat?
Nah inilah yang unik, walau mungkin ada juga beberapa IBU yang melakukannya. Di era serbuan sosial media yang bertubi-tubi hadir di Indonesia, hampir seluruh anak muda memiliki salah satu dari sekian banyak akun sosial media dan sebagian orang 40 tahunan yang memilikinya. Dan IBU saya termasuk didalamnya. Facebook,  tahun belakangan menemaninya dan intens sekitar 1 tahun ini.

Apakah Anda berteman dengan Ibu anda?
Pastinya, karena saya lah yang membuatkannya. Tidak hanya IBU, ayah dan bulek juga meminta saya untuk dibuatkan akun Facebook.

Pernahkan anda saling berkomentar di akun facebook? Dan apakah teman-teman anda yang lain tau akun facebook IBU anda?
Sering, apalagi pada 6 bulan belakangan. Sebagian dari teman tau tapi sebagian yang lain saya tidak tau.

Apakah Anda merasa diawasai oleh IBU anda lewat akun Facebook?
Tidak, karena masih dalam batasan wajar. Dan tidak ada sesuatu di akun facebook saya yang menurut saya harus dirahasiakan dari IBU saya. Komentar IBU terkadang bahkan mengkritik status atau postingan saya tapi ya saya beri alasan, dan alasan itu saya tulis langsung di komentar status saya. Dan semua orang dapat membacanya. Bagi saya kritik IBU adalah masukan yang positif bagi saya. Saya tidak ingin membohongi IBU saya, atau membuatnya menjadi orang yang tidak tau apa-apa mengenai sosial media.

Pernahkah komentar IBU Anda menjadi bahan pembicaraan teman-teman Anda?
Pernah, sewaktu saya SMA dulu. Ada sebuah foto yang diambil diam-diam oleh salah satu teman kelas saya dimana dalam foto tersebut adalah saya dan teman saya. IBU saya Cuma bilang ‘wagu’ tapi hal itu jadi heboh di kelas saya karena yang komentar IBU saya. Dan teman saya jadi ‘ewuh’ dengan saya. Tapi ya saya g ambil pusing. Fotonya juga ga gmn-gmn. Tapi lucu aja, IBU saya adalah satu-satunya IBU dikelas saya yang aktif di akun Facebook.

Kata teman-teman, IBU itu ibu gaul.. haha senyum-senyum sendiri kalau ada yang bilang gitu..

nah itu pertanyaan yang sering ditanyakan temen" tentang IBUku :)