What do you think
when I say ‘Mother’?
Akan ada banyak
kata untuk menggambarkan IBU kita pastinya atau mungkin begitu besar dan banyak
yang telah kita lewati dengannya sampai-sampai kata-katapun tidak cukup untuk
menggambarkannya.
Bagaimana hubungan
Anda dengan Ibu Anda? Bisa menjadi apa sajakah Ibu dalam hidup Anda?
Ibu?
Sudah pasti. Dia yang
telah melahirkan dan mendidik kita.
Orang tua?
Jangan ditanya
lagi. Dia yang mengarahkan dan membimbing serta menasehati kita demi kemajuan
hidup kita. Dan kewajiban kita untuk berbakti kepadanya.
Bagaimana dengan
teman atau sahabat?
Mungkin tidak
semua dari kita kan menjawab IYA. Tapi bagi saya, IBU sudah menjadi teman dan
sahabat terbaik saya. Dia menjadi tempat curahan saya tentang apa saja dalam
hidup saya dari mulai sekolah, teman-teman saya, sahabat, kampus bahkan tentang
siapa yang dekat dengan saya.
Kalau IBU menjadi
sahabat dengan begitu dekatnya, adakah perbedaan dengan sahabat-sahabat yang
lain?
Pasti ada. Sebagai
seorang sahabat dan IBU, akan merasa aman ketika kita meminta pendapatnya. Karena
tidak mungkin pendapatnya membawa kita pada hal yang negatif. Walau mungkin
pada hal-hal tertentu dimana IBU tidak mempunyai pengetahuan tentang hal
tersebut, pendapatnya harus didampingi oleh pendapat orang lain yang mempunyai
kepasitas pada hal tersebut.
Bagaimana Anda
menggambarkan IBU Anda sebagau seorang sahabat?
Nah inilah yang
unik, walau mungkin ada juga beberapa IBU yang melakukannya. Di era serbuan
sosial media yang bertubi-tubi hadir di Indonesia, hampir seluruh anak muda
memiliki salah satu dari sekian banyak akun sosial media dan sebagian orang 40
tahunan yang memilikinya. Dan IBU saya termasuk didalamnya. Facebook, tahun belakangan menemaninya dan intens
sekitar 1 tahun ini.
Apakah Anda
berteman dengan Ibu anda?
Pastinya, karena
saya lah yang membuatkannya. Tidak hanya IBU, ayah dan bulek juga meminta saya
untuk dibuatkan akun Facebook.
Pernahkan anda
saling berkomentar di akun facebook? Dan apakah teman-teman anda yang lain tau
akun facebook IBU anda?
Sering, apalagi
pada 6 bulan belakangan. Sebagian dari teman tau tapi sebagian yang lain saya
tidak tau.
Apakah Anda
merasa diawasai oleh IBU anda lewat akun Facebook?
Tidak, karena
masih dalam batasan wajar. Dan tidak ada sesuatu di akun facebook saya yang
menurut saya harus dirahasiakan dari IBU saya. Komentar IBU terkadang bahkan
mengkritik status atau postingan saya tapi ya saya beri alasan, dan alasan itu
saya tulis langsung di komentar status saya. Dan semua orang dapat membacanya. Bagi
saya kritik IBU adalah masukan yang positif bagi saya. Saya tidak ingin
membohongi IBU saya, atau membuatnya menjadi orang yang tidak tau apa-apa
mengenai sosial media.
Pernahkah
komentar IBU Anda menjadi bahan pembicaraan teman-teman Anda?
Pernah, sewaktu
saya SMA dulu. Ada sebuah foto yang diambil diam-diam oleh salah satu teman
kelas saya dimana dalam foto tersebut adalah saya dan teman saya. IBU saya Cuma
bilang ‘wagu’ tapi hal itu jadi heboh di kelas saya karena yang komentar IBU
saya. Dan teman saya jadi ‘ewuh’ dengan saya. Tapi ya saya g ambil pusing. Fotonya
juga ga gmn-gmn. Tapi lucu aja, IBU saya adalah satu-satunya IBU dikelas saya
yang aktif di akun Facebook.
Kata teman-teman,
IBU itu ibu gaul.. haha senyum-senyum sendiri kalau ada yang bilang gitu..
nah itu pertanyaan yang sering ditanyakan temen" tentang IBUku :)